Breaking News
Home / Berita / FKUB Bireuen gelar dialog internal umat beragama

FKUB Bireuen gelar dialog internal umat beragama

Bireuen ( ilham Syahputra ) Perbedaan tidak perlu dipertentangkan, tetapi dilihat dan dijadikan sebagai pembanding, pendorong, bahkan penguat apa yang dimiliki. Kita sebagai kaum beriman semestinya bisa hidup bersama dengan rukun dan damai selalu, bisa bersatu, saling menghargai, saling menyayangi serta saling membantu.

Kerukunan harus menjadi cita-cita luhur setiap orang untuk meraih masa depan yang maju dan bermartabat.

Hal itu disampaikan oleh Bupati Bireuen diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Mursyid SP, pada pembukaan Kegiatan Dialog Internal Umat Beragama.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bireuen berlangsung di Aula Hotel Fajar Bireuen, Rabu, (13/11/ 2019) pagi.

Dijelaskan, akhir-akhir ini masyarakat  tengah dibingungkan dengan pemberitaan mengenai radikalisme.

“Hal ini tentu sangat meresahkan, perlu upaya  bersama selaku tokoh dalam masyarakat untuk memberi penjelasan, apa dan bagaimana sebenarnya radikalisme itu,” jelasnya.

Karena keresahan yang timbul dalam masyarakat tentu akan membawa efek yang kurang baik bagi kehidupan sosial kita.

“Oleh karena itu, selaku pimpinan daerah, saya menyambut baik atas pelaksanaan kegiatan Dialog Internal Umat Beragama ini, karena dapat menjadi suatu wadah untuk menjaga kerukunan dan toleransi dengan mengutamakan semangat persatuan dan kesatuan yang dilandasi Pancasila dan UUD 1945 sehingga terbentuk masyarakat yang saling menghormati dan saling menghargai antar sesama,” katanya.

Sebelumnya Ketua FKUB, Tgk Hamdani Hamid melaporkan,
maksud dan tujuan kegiatan ini diadakan adalah, untuk meningkatkan kerukunan internal umat beragama dan menangkal radikalisme dalam masyarakat.

“Peserta dialog internal umat beragama dalam Kabupaten Bireuen ini berjumlah 40 orang terdiri dari Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), unsur MPU, Penyuluh Agama Islam KUA, Anggota Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bireuen, Pemkab Bireuen, perwakilan media massa dan  unsur Kementerian Agama  Bireuen,” sebutnya.

Kegiatan dengan tema “Memahaml Pentingnya Toleransi dan Bahaya Radikalisme” menghadirkan pemateri dari Polres Bireuen, Kejaksaan Negeri Bireuen, Kodim 0111 Bireuen dan Kankemenag Kabupaten Bireuen.

About admin

Check Also

USBK: Terobosan Baru Proses Evaluasi Pendidikan

Bireuen (Farizal)—Ujian Semester Berbasis Komputer (USBK) merupakan hal baru bagi siswa tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *